Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

    9 Agustus 2026

    Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok

    7 Agustus 2026

    Urutan Warna Kabel LAN yang Benar Jenis Straight & Cross

    5 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum
    • Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok
    • Urutan Warna Kabel LAN yang Benar Jenis Straight & Cross
    • HARDWARE KOMPUTER LENGKAP
    • Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin
    • Tugas 7zip winrar powerISO Office Kelas 12 – SMK Darma Asih
    • Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran
    • Instal Microsoft Office LTSC 2021 Professional Plus + Visio + Project – SMK Darma Asih
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Rabu, Agustus 12
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Quotes

    Tentang Kejujuran dan Konsistensi dalam Belajar

    sahabateduBy sahabatedu31 Maret 2025Updated:1 April 2025 Quotes Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Dulu, saya pernah bertanya-tanya, mengapa banyak orang dengan sengaja memilih untuk mengasingkan diri? Apakah mereka merasa lelah dengan kehidupan sosial, atau ada alasan yang lebih dalam? Ternyata, setelah merenungi lebih jauh, saya menemukan bahwa sebagian besar dari mereka sedang berusaha untuk jujur pada diri sendiri. Mereka ingin memahami perjalanan hidup yang telah mereka lalui, mengevaluasi pilihan-pilihan yang dibuat, serta mencari ketenangan untuk lebih mengenal diri dan tujuan hidup mereka.

    Salah satu bentuk perenungan yang sering dilakukan dalam pengasingan diri adalah murojaah—mengulang dan mempertahankan ilmu yang telah dipelajari. Ulama besar seperti Imam Syafi’i pernah berkata:

    “Ilmu itu bagaikan hewan buruan, dan menuliskannya adalah tali kekangnya. Ikatlah ilmumu dengan menuliskannya.”

    Namun, lebih dari sekadar menulis, ilmu juga harus terus diulang agar tidak hilang. Inilah mengapa murojaah jauh lebih berat daripada ziyadah (menambah ilmu baru). Mendapatkan sesuatu memang sulit, tetapi mempertahankannya jauh lebih menantang. Seperti yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah:

    “Hilangnya ilmu bukan karena lupa, tetapi karena tidak diamalkan.”

    Ketika seseorang memilih mengasingkan diri, mereka sebenarnya sedang berusaha untuk menghidupkan kembali ilmu yang telah mereka pelajari, menjaga hati agar tetap bersih, serta menemukan ketenangan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dalam kesendirian, seseorang dapat lebih fokus, menghindari gangguan duniawi, dan benar-benar memahami apa yang menjadi tujuan hidupnya.

    Di tengah perjuangan dalam murojaah dan memperbaiki diri, hendaknya kita selalu memohon pertolongan kepada Allah agar ilmu yang kita peroleh tetap terjaga dan memberi manfaat. Salah satu doa yang bisa kita panjatkan adalah:

    اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي وَزِدْنِي عِلْمًا

    Allāhumma anfa‘nī bimā ‘allamtanī wa ‘allimnī mā yanfa‘unī wa zidnī ‘ilmā.

    “Ya Allah, berilah aku manfaat dari ilmu yang Engkau ajarkan kepadaku, ajarkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat, dan tambahkanlah ilmuku.”

    Dengan berdoa dan terus berusaha, semoga kita termasuk orang-orang yang tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga mampu menjaga dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, ilmu sejati bukan hanya tentang seberapa banyak yang kita tahu, tetapi seberapa besar kita mampu memanfaatkannya untuk kebaikan.

    sahabatedu

      Keep Reading

      Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok

      Pendidikan Berbasis Cinta: Ketika Guru Menjadi Orang Tua, Murid Menjadi Amanah – oleh Yai Subhan

      Rasa syukur adalah kunci untuk merasakan cukup dalam setiap keadaan.

      𝙈𝙀𝙉𝙔𝙊𝘼𝙇 𝙆𝘼𝙈𝙋𝘼𝙉𝙔𝙀 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙋𝙀𝙈𝙄𝙈𝙋𝙄𝙉 𝙉𝙐

      Ahlul halli wal aqdi (AHWA) Oleh Usamah Zahid

      PCNU Kabupaten Bekasi Ajak Warga Sambut Hari Mulia dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

      9 Agustus 2026

      Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin

      31 Juli 2026

      Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran

      29 Juli 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI