Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Materi Pengenalan Komputer – SMK Darma Asih

    6 Juli 2026

    Pondok Pesantren Darul Muttaqin Cibarusah Sukses Menjadi Tuan Rumah Kaderisasi, PCNU Kabupaten Bekasi Sampaikan Penghargaan dan Terima Kasih

    6 Juli 2026

    π™ˆπ™€π™‰π™”π™Šπ˜Όπ™‡ π™†π˜Όπ™ˆπ™‹π˜Όπ™‰π™”π™€ 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 π™‹π™€π™ˆπ™„π™ˆπ™‹π™„π™‰ 𝙉𝙐

    6 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Materi Pengenalan Komputer – SMK Darma Asih
    • Pondok Pesantren Darul Muttaqin Cibarusah Sukses Menjadi Tuan Rumah Kaderisasi, PCNU Kabupaten Bekasi Sampaikan Penghargaan dan Terima Kasih
    • π™ˆπ™€π™‰π™”π™Šπ˜Όπ™‡ π™†π˜Όπ™ˆπ™‹π˜Όπ™‰π™”π™€ 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 π™‹π™€π™ˆπ™„π™ˆπ™‹π™„π™‰ 𝙉𝙐
    • Konferensi III MWCNU Tambun Selatan – PCNU KABUPATEN BEKASI TEGASKAN PENTINGNYA QONUN ASASI NU
    • Ahlul halli wal aqdi (AHWA) Oleh Usamah Zahid
    • Dihadiri Rois Syuriah PCNU Bekasi, Rijalul Ansor Serang Baru Perkuat Tradisi Dzikir dan Khidmat Nahdliyin
    • Panitia Pilkades Jayamulya 2026 Resmi Dibentuk, Siap Wujudkan Pemilihan Kepala Desa yang Demokratis dan Transparan
    • Bimbel AK Ucapkan Selamat dan Sukses kepada Siswa yang Lolos SMA/SMK Negeri dan Swasta Tahun Ajaran 2026/2027
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Selasa, Juli 7
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Quotes

    π™ˆπ™€π™‰π™”π™Šπ˜Όπ™‡ π™†π˜Όπ™ˆπ™‹π˜Όπ™‰π™”π™€ 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 π™‹π™€π™ˆπ™„π™ˆπ™‹π™„π™‰ 𝙉𝙐

    adminBy admin6 Juli 2026Updated:6 Juli 2026 Quotes Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Oleh: Usamah Zahid.

    Belakangan ini muncul banyak pertanyaan tentang apakah jabatan Rais Aam maupun Ketua Umum PBNU layak diperjuangkan, atau bahkan dikampanyekan. Dan pertanyaan ini menjadi semakin menarik karena kampanye itu tidak selalu hadir dalam bentuk yang nyata dan terang-terangan. Kampanye bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, baik melalui pertemuan-pertemuan, jaringan kultural, media massa, hingga media sosial.

    Menurut saya, jawaban atas kegelisahan tersebut tidak dapat diberikan secara tunggal, karena sangat bergantung pada sudut pandang yang digunakan untuk melihat persoalan itu. Salah satu yang menjadi titik krusial adalah bagaimana kita memahami arti kampanye itu sendiri, jika kampanye dimaknai sebagai upaya dalam rangka memperkenalkan gagasan, rekam jejak, kapasitas, dan arah kepemimpinan seseorang, maka kampanye dapat dipahami sebagai bagian dari komunikasi organisasi. Dalam organisasi sebesar NU, keterbukaan gagasan tentu penting agar setiap Nahdliyyin dan para pemilik otoritassuara dapat mengenal siapa yang dianggap layak untuk memimpin.

    Namun, jika kampanye dimaknai sebagai perebutan kuasa secara ambisius, penuh intrik dan manuver, transaksi yang bersifat pragmatis, saling menjatuhkan, apalagi menggunakan fitnah yang membelah jamaah, maka kampanye semacam itu jelas bertentangan dengan marwah NU sebagai jam’iyyah diniyyah, karena jabatan dalam NU, khususnya jabatan Rais Aam yang sangat berkaitan dengan kewibawaan keulamaan, tidak semestinya diperlakukan seperti jabatan politik praktis yang dikejar demi prestise, pengaruh, atau kepentingan kelompok semata.

    Maka, di sinilah letak perbedaannya, yang bermasalah bukan semata-mata β€œ kampanye atau memperjuangkan” seseorang agar terpilih, melainkan cara, niat, dan etika dalam memperjuangkannya. Menyampaikan informasi bahwa seseorang memiliki kapasitas keilmuan, integritas, pengalaman organisasi, dan diterima oleh banyak kalangan tentu berbeda dengan membangun kultus, propaganda, atau tekanan sosial agar orang tertentu harus dipilih.

    Oleh karena itu, dalam konteks NUan, kampanye semestinya diletakkan dalam bingkai tatakrama dan adab, khidmah, serta musyawarah, kampanye tidak boleh menjadi ruang untuk mempertontonkan ambisi, tetapi menjadi sarana untuk memperjelas gagasan dan kelayakan. Karena yang harus dipahami bersama, dalam NU jabatan bukan tujuan akhir, melainkan amanah untuk berkhidmah, maka siapa pun yang diperjuangkan untuk memimpin NU harus dipahami bukan sebagai orang yang sedang β€œmencari jabatan”, melainkan sebagai orang yang dinilai layak memikul tanggung jawab besar bagi jam’iyyah, jamaah, dan umat.

    Di sisi lain, pertanyaan tentang pantas atau tidaknya pemimpin NU dikampanyekan sebenarnya mengandung persoalan yang lebih dalam. Pertanyaan yang secara lahir tampak kritis tersebut tidak selalu netral. Dalam praktiknya, ia dapat pula dimaknai sebagai bentuk serangan halus terhadap pribadi atau kelompok tertentu yang sedang diperbincangkan.

    Sebab, ketika pertanyaan itu diterima begitu saja lalu mendorong satu pihak untuk menghentikan ikhtiar memperkenalkan calon, menyampaikan gagasan, atau membangun dukungan, maka pihak lain yang berseberangan justru memperoleh ruang yang lebih leluasa untuk melakukan hal serupa. Mereka tetap dapat bergerak, mengenalkan diri, membangun opini, dan menyampaikan gagasan kepada publik atau kepada forum-forum yang memiliki otoritas menentukan kepemimpinan.

    Dengan demikian, kritik terhadap kampanye dalam konteks NU perlu dibaca secara hati-hati. Jangan sampai pertanyaan tentang etika kampanye hanya berlaku kepada satu pihak, sementara pihak lain dibiarkan melakukan kerja-kerja politik organisasi dengan bebas. Jika demikian yang terjadi, maka pertanyaan tentang β€œkepantasan” bukan lagi menjadi refleksi etis, melainkan berubah menjadi instrumen untuk membatasi gerak satu kelompok dan menguntungkan kelompok yang lain.

    Oleh karena itu, yang perlu dipersoalkan bukan semata-mata ada atau tidaknya kampanye, melainkan bagaimana kampanye itu dilakukan. Apakah ia dijalankan dengan adab, kejujuran, penghormatan kepada ulama, dan semangat khidmah? Ataukah ia dilakukan dengan cara-cara yang merendahkan martabat jam’iyyah, seperti fitnah, provokasi, pembelahan jamaah, dan ambisi kekuasaan yang berlebihan? Di titik inilah ukuran kepantasan itu seharusnya diletakkan.

    Jadi inget maqolah yang sering Gus Baha sampaikan dalam berbagai forum pengajiannya
    Ψ£Ω‡Ω„ Ψ§Ω„Ψ¨Ψ§Ψ·Ω„ ΩŠΨΈΩ‡Ψ±ΩˆΩ† Ψ¨Ψ§Ψ·Ω„Ω‡Ω…ΨŒ وجب ΨΉΩ„Ω‰ Ψ£Ω‡Ω„ Ψ§Ω„Ψ­Ω‚ Ψ£Ω† ΩŠΨΈΩ‡Ψ±ΩˆΨ§ Ψ§Ω„Ψ­Ω‚

    β€œApabila ahli kebatilan menampakkan kebatilan mereka, maka wajib bagi ahli kebenaran untuk menampakkan kebenaran.”

    admin

      Keep Reading

      Ahlul halli wal aqdi (AHWA) Oleh Usamah Zahid

      PCNU Kabupaten Bekasi Ajak Warga Sambut Hari Mulia dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H

      Tidak ada rasa bersalah yang dapat mengubah masalalu

      Kembali Suci, Kembali Mencintai: Menghapus Dendam, Menyulam Kasih di Hari Fitri

      PT Sahabat Edu Digital Sampaikan Ucapan Resmi Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

      Di Balik Satu Pintu yang Tertutup

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      Pondok Pesantren Darul Muttaqin Cibarusah Sukses Menjadi Tuan Rumah Kaderisasi, PCNU Kabupaten Bekasi Sampaikan Penghargaan dan Terima Kasih

      6 Juli 2026

      Dihadiri Rois Syuriah PCNU Bekasi, Rijalul Ansor Serang Baru Perkuat Tradisi Dzikir dan Khidmat Nahdliyin

      20 Juni 2026

      Panitia Pilkades Jayamulya 2026 Resmi Dibentuk, Siap Wujudkan Pemilihan Kepala Desa yang Demokratis dan Transparan

      19 Juni 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI