sahabatedu.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi menghadiri Konferensi III Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tambun Selatan sebagai bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi di tingkat kecamatan.
Pada kesempatan tersebut, sambutan PCNU Kabupaten Bekasi disampaikan oleh Sekretaris PCNU Kabupaten Bekasi, KH. Muslihin, M.H., yang hadir mewakili Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bekasi karena sedang menjalani masa pemulihan kesehatan sehingga belum dapat menghadiri kegiatan secara langsung.
Dalam sambutannya, KH. Muslihin, M.H. menyampaikan salam hormat dari Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bekasi kepada seluruh peserta konferensi serta harapan agar seluruh rangkaian sidang berjalan dengan lancar, penuh keberkahan, dan menghasilkan kepengurusan terbaik bagi MWCNU Tambun Selatan.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya seluruh pengurus Nahdlatul Ulama memahami dan mengamalkan Qonun Asasi Nahdlatul Ulama sebagai landasan utama dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, Qonun Asasi bukan sekadar dokumen sejarah, tetapi merupakan pedoman ideologis yang memuat nilai-nilai perjuangan para muassis NU.
“Setiap pengurus NU harus memahami Qonun Asasi. Di dalamnya terdapat ruh perjuangan Nahdlatul Ulama yang diwariskan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari. Organisasi akan berjalan dengan baik apabila seluruh pengurus menjadikan Qonun Asasi sebagai pedoman dalam mengambil keputusan dan menjalankan amanah organisasi,” ujar KH. Muslihin, M.H.
Beliau juga mengingatkan bahwa Konferensi MWCNU bukan hanya forum untuk memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi momentum melakukan evaluasi, konsolidasi, dan memperkuat khidmah kepada umat. Oleh karena itu, seluruh proses konferensi diharapkan mengedepankan nilai musyawarah, persaudaraan (ukhuwah), dan kemaslahatan organisasi.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kepengurusan tidak hanya diukur dari banyaknya program kerja yang disusun, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat serta menjaga marwah Jam’iyah Nahdlatul Ulama.
Mengakhiri sambutannya, KH. Muslihin mengajak seluruh peserta konferensi untuk menjaga kekompakan, menghormati hasil musyawarah, dan bersama-sama membesarkan NU di Kabupaten Bekasi.
“Siapa pun yang nantinya mendapat amanah memimpin MWCNU Tambun Selatan adalah kader terbaik NU. Mari kita dukung bersama, bergandengan tangan, dan terus menguatkan organisasi agar NU semakin memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Konferensi III MWCNU Tambun Selatan dijadwalkan berlangsung dengan agenda pembukaan, laporan pertanggungjawaban pengurus, sidang pleno, pemilihan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah, hingga penetapan tim formatur sebagai rangkaian regenerasi kepemimpinan di lingkungan Nahdlatul Ulama Kecamatan Tambun Selatan.
Kehadiran PCNU Kabupaten Bekasi dalam forum tersebut menjadi bentuk komitmen untuk terus mengawal proses kaderisasi dan memastikan seluruh jenjang kepengurusan berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Qonun Asasi Nahdlatul Ulama, sehingga NU semakin kokoh dalam menjalankan khidmah keagamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan.

