Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Musholla Baitussalam RW 10 GVC Perkuat Peran Sosial dan Spiritual, Sinergi DKM dan Majelis Taklim Hidupkan Semangat Ramadan

    4 Maret 2026

    Perkuat Tata Kelola Zakat, LAZISNU Kabupaten Bekasi Intensifkan Kaderisasi Amil Zakat Fitrah Sesuai Fikih Mazhab

    3 Maret 2026

    Santunan & Buka Puasa Bersama PKU II MUI Kabupaten Bekasi: Merajut Silaturahmi, Menebar Senyuman untuk Yatama

    3 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Musholla Baitussalam RW 10 GVC Perkuat Peran Sosial dan Spiritual, Sinergi DKM dan Majelis Taklim Hidupkan Semangat Ramadan
    • Perkuat Tata Kelola Zakat, LAZISNU Kabupaten Bekasi Intensifkan Kaderisasi Amil Zakat Fitrah Sesuai Fikih Mazhab
    • Santunan & Buka Puasa Bersama PKU II MUI Kabupaten Bekasi: Merajut Silaturahmi, Menebar Senyuman untuk Yatama
    • DKM Masjid Zubair Bin Awwam Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Ukhuwah Warga Jayamulya
    • Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik
    • Buka Puasa Bersama Internal Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Jayamulya, Perkuat Silaturahim dan Konsolidasi Ke-NU-an
    • Rapat Koordinasi Team 11 Panitia Pemilihan Pengisian BPD Desa Jayamulya Fokus Finalisasi RAB dan Persiapan Tahapan Lanjutan
    • Dorong Lingkungan Sehat, Pemdes Jayamulya Mulai Tahapan SPALD-S untuk 63 Penerima Manfaat
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Kamis, Maret 5
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Tutorial

    Pengenalan Setup BIOS

    adminBy admin25 Februari 2025Updated:20 Mei 2025 Tutorial Tidak ada komentar6 Mins Read
    Desa Jayamulya, Kecamatan Serangbaru, Kabupaten Bekasi, Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi, Berita Bekasi, www.sahabatedu.com
    www.sahabatedu.com
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    A. Definisi/Pengertian BIOS

    Pada saat komputer melakukan booting awal BIOS (Basic Input Output System), akan mengambil alih dan akan melakukan inisialisasi awal semua komponen yang terdapat pada motherboard. Selanjutnya, BIOS akan melakukan POST (Power On Self Test) untuk melakukan checking awal dan memastikan semua komponen terpasang dengan baik dan bekerja dengan normal. BIOS menyediakan interface antara sistem operasi dengan hardware yang terpasang pada PC, maka BIOS-pun harus sanggup mengendalikannya secara otomatis apabila sistem operasi melakukan suatu proses input output yang melibatkan salah satu komponen hardware didalamnya. Pentingnya keberadaan BIOS, membuatnya menjadi faktor vital untuk menjaga kelangsungan seluruh aktivitas pada PC.

    BIOS merupakan suatu chip yang disimpan dalam EPROM (Erasable Programmable ROM) atau EEPROM (Electrical Erasable PROM). Oleh karena itu, teknologi BIOS dapat di update (flashing). Ada banyak merek BIOS dipasaran antara lain AMI BIOS, AWARD BIOS, Phoenix BIOS, dan lain sebagainyatergantungdari motherboard yang digunakan. Untuk motherboard pada komputer build up terdapat BIOS yang dibuat sendiri dari vendornya (misalnya : Dell, HP, Acer). Pada umumnya,istilah-istilah di dalam setup BIOS bervariasi setiap produsen tetapi mempunyai fungsi yang sama.

    B. Setting BIOS

    Ada beberapa pengaturan yang dapat dilakukan di dalam BIOS. Diantaranya yaitu, Standard CMOS, BIOS Features, Power Management, Integrated Systems, dll.

    Gambar 1. Menu Utama Setup BIOS

    1. Standard CMOS Setup
      Pada menu Standard CMOS Setup terdapat konfigurasi Date/Time, Floppy Disk Drive, Harddisk dan informasi memori.

    Gambar 2. Menu Standard CMOS Setup

    • Date/Time
      Pada bagian ini digunakan untuk melakukan pengaturan waktu tanggal, bulan, tahun.
    • Harddisk
      Pada bagian ini akan tampak harddisk yang terpasang pada komputer. Harddisk yang terpasang akan dikenal pada Primary Master, Primary Slave, Secondary Master atau Secondary Slave. Apabila terpasang None, berarti tidak ada harddisk yang terpasang pada komputer, tetapi jikaterpasang Auto maka BIOS akan melakukan auto deteksi harddisk pada saat proses booting dilakukan. Proses auto deteksi, akan terus dilakukan setiap kali komputer melakukan booting. Pilihan dapat dilakukan, apabila sering melakukan bongkar pasang harddisk. Pilihan “user” akan member keleluasan untuk mengubah parameter harddisk secara manual masukkan parameter yang diberikan oleh harddisk ke dalam kolom kolom yang ada. Kolom-kolom lain, digunakan untuk memasukkan data jumlah silinder, jumlah head, SPT (sektor per track) dan tipe translasi (Normal Large dan LBA).Saat ini hampir seluruh harddisk yang berukuran besar menggunakan mode translasi LBA.
    1. Advanced CMOS Setup
      Pada bagian Menu Advanced CMOS Setup, terdapat beberapa menu setting BIOS praktis yang dapat menunjang semua komponen. Misalnya, urutan Booting. Internal Cache, dan External Cache.

    Gambar 3. Menu Advanced CMOS Setup

    • Quick Boot
      Proses Power OnSelf Test (POST) adalah proses pemeriksaan komponen-komponen pada PCsaatkomputer melakukan coldboot (ketika baru dinyalakan atau sebelum menekan reset). Dalam proses ini, antara lain diperiksa integritasmemori kesiapan card dan sebagainya. Apabila memilih “disable” maka proses akan dilakukan lebih lama dan lengkap. Pemeriksaan memori dilakukan sampai 3 kali, sedangkan jika memilh “enable” maka proses akan dilakukan dalam waktu yang lebih singkat.
    • Boot From On board LAN
      Digunakan untuk proses booting yang dilakukan pada suatu jaringan komputer LAN (Lokal Area Network).
    • 1st Boot Device
      Digunakan untuk menentukan urutan proses booting yang akan dilakukan pertama kali. Apabila hanya melakukan booting dari harddisk pilihlah IDE-O” dan pilih “Floppy” jika membutuhkan booting dari disket.
    • 2nd Boot Device
      Digunakan untuk menentukan proses booting yang kedua, setelah proses pertama dilakukan. Misalnya, yang pertama pada “CDROM” dan yang kedua pada hardisk yaitu “IDE-0”.
    • 3rd Boot Device
      Digunakan untuk menentukan proses booting yang ketiga setelah proses pertama dan kedua dilakukan.
    • Try Other Boot Device
      Digunakan untuk menentukan proses booting yang pertama kali dijalankan dan secara urut dan pilihan pertama sampai pilihan ketiga.
    • Boot Up Num-Lock
      Digunakan pada waktu booting dengan menyertakan indicator lampu LED pada keyboard.
    • PS/2 Mouse Support
      Digunakan untuk mendeteksi pada port PS/2 untuk perangkat input berupa mouse.
    • Primary Display
      Digunakan untuk mendeteksi perangkat display berupajenis monitor yang dipakai. Biasanya memakai pilihan VGA/EGA.
    • Password Check
      Digunakan untuk mengaktifkan password, terdiri dari dua pilihan, yaitu “Setup” dan “Always”. Jika memilih “Setup” maka password akan bekerja ketika membuka BIOS saja, tetapi jika memilih “Always” maka password akan bekerja ketika booting dan BIOS.
    • Load Optimal Setings
      Jika pada pilihan ini menekan “Enter” maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut “Load high performance setting (Y/N)”, jika tekan “Y” dan enter BIOS akan men-setup BIOS secara optimal pada sistem tersebut.
    • Load Best Performance Settings
      Jika memilih bagian ini, akan muncul kotak dialog yang menanyakan “Load best performance Setting (Y/N)”. Jika menekan ‘n” dan “Enter” setup BIOS akan memuat dengan men-set konfigurasi yang terbaik untuk BIOS tersebut.
    • Change Supervisor Password
      Pada bagian menu Change Supervisor Password, dipergunakan untuk memasukkan password untuk BIOS maupun booting pertarna. Caranya, masukkan kode/password dus kali tekan “Enter” kemudian keluar dari BIOS dengan pilihan “Save Setting and Exit”, maka Password akan bekerja.
    • Save Settings and Exit
      Pada bagian menu Save Settings and Exit, dipergunakan untuk menyimpan sesuatu yang disetting atau dikonfigurasikan pada BIOS tersebut dan sekaligus menutup jendela BIOS atau keluar dari Setup BIOS.
    • Exit WithoutSaving Option
      Pada bagian Exit Without Saving Option, dipergunakan untuk keluar dari Setup BIOS tanpa harus menyimpan yang sudah disetting atau dikonfigurasikan

    C. Reset BIOS

    Reset BIOS diperlukan, ketika tidak dapat masuk ke setup BIOS karena terhalang oleh password. Sebagai contoh, misalnya akan melakukan instalasi ulang sistem operasi sehingga diperlukan booting dari CD/DVD ROM. Kita harus merubah pembacaan awal ke CD/DVD ROM dari setup BIOS, tetapi ketika masuk ke setup BIOS kita terhalang oleh password Reset BIOS dapat pula dilakukan, saat melakukan beberapa perubahan konfigurasi pada setup BIOS dan ingin mengembalikan ke konfigurasi default.

    Langkah untuk melakukan reset BIOS adalah:

    1. Putuskan PC dengan sumber listrik dengan melepas kabel power.
    2. Buka Cassing PC.
    3. Cari jumper CMOS serta pindahkan posisi jumper CMOS tersebut, jumper biasanya terpasang di sekitar baterai. Jumper tersebut terpasang di atas 3 pin. Untuk konfigurasi normal jumper berada di pin 1 dan 2 sedangkan pin 3 tidak diisi. Jika ingin melakukan reset BIOS maka cabut jumper tersebut dan pasang jumper tersebut ke pin 2 dan 3 sedangkan pin tidak diisi. Setelah itu, diamkan kurang lebih satu menit. Setelah itu, cabut kembali jumpernya kemudian pasang ke posisi semula ke pin I dan 2 sedangkan pin 3 tidak diisi.

    Gambar 4. Jumper BIOS/CMOS

    1. Cara lain untuk reset BIOS yaitu dengan melepas baterai BIOS. Lepas baterai BIOS beberapa saat, kemudian pasang kembali. Sebelum melepas baterai perlu diperhatikan, biasanya baterai BIOS terpasang segel garansi dari motherboard. Apabila melepas baterai dengan merusak segel garansi, maka garansi motherboard akan hangus. Jadi apabila garansi motherboard masih berlaku, gunakan reset BIOS dengan merubah posisi jumper. Tetapi apabila garansi motherboard sudah tidak berlaku dapat melepas baterai untuk rest BIOS.

    Gambar 5. Melepas baterai BIOS

    admin

      Keep Reading

      Materi Pengenalan Prompt untuk Keperluan AI

      Cara Install Windows 11 Dengan Flashdisk (Disertai Gambar)

      Cara Membuat Bootable Windows 11 dengan Rufus

      Apa Itu Coding..?

      REMBUG STUNTING DESA JAYAMULYA 2025 MELEDAK..! KEKOMPAKAN TOTAL SEMUA STAKEHOLDER UNTUK GENERASI EMAS TANPA STUNTING

      Panduan Penulisan Jurnal dan Laporan Harian Prakerin SMK Darma Asih Tahun Ajaran 2025/2026

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026

      LAZISNU Kecamatan Serang Baru Perkuat Kapasitas Amil melalui Upgrading dan Pembekalan Madrasah Amil

      17 Februari 2026

      BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

      9 Februari 2026

      Perkuat Tata Kelola Zakat, LAZISNU Kabupaten Bekasi Intensifkan Kaderisasi Amil Zakat Fitrah Sesuai Fikih Mazhab

      3 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      Musholla Baitussalam RW 10 GVC Perkuat Peran Sosial dan Spiritual, Sinergi DKM dan Majelis Taklim Hidupkan Semangat Ramadan

      4 Maret 2026

      Perkuat Tata Kelola Zakat, LAZISNU Kabupaten Bekasi Intensifkan Kaderisasi Amil Zakat Fitrah Sesuai Fikih Mazhab

      3 Maret 2026

      Santunan & Buka Puasa Bersama PKU II MUI Kabupaten Bekasi: Merajut Silaturahmi, Menebar Senyuman untuk Yatama

      3 Maret 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI