Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    PCNU Kabupaten Bekasi Sinkronisasikan Lembaga Pendidikan dengan Dunia Industri, PT JST MM2100 Jadi Pilot Project

    14 Oktober 2026

    Pembelajaran Google Flow AI

    14 Oktober 2026

    Diklat Paralegal GP Ansor Bekasi Raya Perkuat Kapasitas Kader dan Akses Keadilan di Bekasi

    4 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • PCNU Kabupaten Bekasi Sinkronisasikan Lembaga Pendidikan dengan Dunia Industri, PT JST MM2100 Jadi Pilot Project
    • Pembelajaran Google Flow AI
    • Diklat Paralegal GP Ansor Bekasi Raya Perkuat Kapasitas Kader dan Akses Keadilan di Bekasi
    • BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Keranda dan Pemandian Jenazah untuk Masjid dan Mushola di Serang Baru
    • Rapat Minggon Desa Jayamulya Dirangkai Serah Terima Jabatan, Asep Gunawan Akhiri Masa Kepemimpinan 2018–2026
    • BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Program Bekasi Mandiri, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
    • Semarak Maulid Nabi di Jayamulya, Warga Permata Nusa Indah Perkuat Silaturahmi dan Cinta Rasul
    • KBNU Cibarusah Menyongsong HSN 2026 dengan Istighosah Lailatul Ijtima’ dan Majelis Dzikir Sholawat Rijaalul Ansor
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Rabu, Oktober 14
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Beranda » Blog » Ketika Rizeki Membuat Jarak Sosial dan Melemahkan Ukhuwah

    Ketika Rizeki Membuat Jarak Sosial dan Melemahkan Ukhuwah

    adminBy admin21 April 2025 Quotes Tidak ada komentar3 Mins Read
    Ketika Rizeki Membuat Jarak Sosial dan Melemahkan Ukhuwah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Rezeki: Ujian yang Tidak Selalu Berbentuk Kesempitan

    Di tengah kehidupan masyarakat yang awalnya hidup rukun, guyub, dan saling membaur, muncul fenomena memilukan: saat sebagian mendapat anugerah berupa rezeki lebih—seperti rumah bertingkat, mobil mewah, atau penghasilan besar—justru hubungan sosial menjadi renggang. Yang dulu satu meja makan di warung, kini enggan sekadar menyapa. Yang dahulu ringan membantu, kini sibuk mengatur jarak.

    Padahal, rezeki bukan hanya amanah, tapi juga ujian.

    Allah ﷻ berfirman:

    “Kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang nikmat (yang diberikan kepadamu).”
    (QS. At-Takatsur: 8)

    Setiap bentuk nikmat, termasuk harta, akan dimintai pertanggungjawaban. Maka sangat ironis jika nikmat dunia yang semestinya menguatkan tali persaudaraan malah menjadi tembok pemisah antar sesama.


    Ukhuwah: Hakikat Kebersamaan yang Diuji oleh Harta

    Islam mengajarkan pentingnya ukhuwah Islamiyah—persaudaraan yang lahir karena keimanan, bukan karena status sosial. Rasulullah ﷺ bersabda:

    “Perumpamaan kaum mukminin dalam saling mencintai, menyayangi, dan berlemah lembut adalah seperti satu tubuh. Bila satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh merasakan sakitnya dengan tidak bisa tidur dan demam.”
    (HR. Muslim)

    Namun, kini kita melihat: harta justru menjadikan sebagian kita seperti berada di “kelas sosial” yang berbeda. Rumah berpagar tinggi seolah menandakan eksklusivitas. Mobil pribadi membuat kita lupa pada tetangga yang berjalan kaki. Pesta mewah menghapus kepekaan pada anak yatim yang lapar.


    Ulama Mengingatkan: Harta Adalah Amanah untuk Dimanfaatkan, Bukan Disombongkan

    Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menekankan bahwa harta bukan untuk dibangga-banggakan, tapi sebagai alat untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Ia menulis:

    “Orang yang cerdas adalah yang menjadikan hartanya sebagai kendaraan menuju akhirat, bukan sebagai perhiasan dunia yang melalaikan.”

    Begitu juga Sayyid Quthb rahimahullah mengatakan dalam Fi Zhilalil Qur’an bahwa:

    “Nikmat dunia yang tidak digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah, pada hakikatnya hanyalah istidraj—pemberian yang menjerumuskan.”


    Rezeki Semestinya Mendekatkan Kita pada Sesama, Bukan Menjauhkan

    Bayangkan jika harta yang kita miliki menjadi jalan untuk:

    • Membuka warung sedekah bagi tetangga yang kekurangan.
    • Memberikan tumpangan bagi yang tak punya kendaraan.
    • Merenovasi masjid dengan dana pribadi.
    • Menghidupkan malam dengan kegiatan keagamaan di rumah yang luas.

    Inilah makna sejati dari syukur nikmat: menjadikan kelebihan kita sebagai wasilah untuk mempererat hubungan sosial dan memperbanyak amal.


    Pertanyaan Muhasabah: Sudahkah Kita Gunakan Nikmat Rezeki dengan Bijak?

    1. Apakah rumah kita terbuka bagi tetangga dan saudara yang membutuhkan?
    2. Apakah kendaraan kita pernah digunakan untuk menjemput kebaikan?
    3. Apakah hati kita makin lembut atau justru makin keras setelah diberi kelebihan?
    4. Apakah rezeki kita semakin mendekatkan pada Allah atau menjauhkan dari masyarakat?

    Penutup: Mari Kembali pada Kesederhanaan Jiwa

    Rezeki bukan untuk meninggi, tapi untuk merendah—agar bisa mengangkat yang di bawah. Jangan sampai harta membuat kita asing di tengah masyarakat sendiri. Mari kita jaga ukhuwah, perkuat silaturahmi, dan gunakan nikmat Allah untuk mendekatkan diri pada-Nya dan sesama.

    Sebagaimana firman-Nya:

    “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”
    (QS. Al-Ma’idah: 2)

    admin

      Keep Reading

      BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Keranda dan Pemandian Jenazah untuk Masjid dan Mushola di Serang Baru

      Semarak Maulid Nabi di Jayamulya, Warga Permata Nusa Indah Perkuat Silaturahmi dan Cinta Rasul

      Murid Mama Makmun Nawawi, KH Ahmad Rapei Berpulang Tinggalkan Jejak Pendidikan Islam

      Safari Maulid Nabi Muhammad SAW PARNU Puri Persada Indah Resmi Dimulai

      Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok

      Pendidikan Berbasis Cinta: Ketika Guru Menjadi Orang Tua, Murid Menjadi Amanah – oleh Yai Subhan

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      PCNU Kabupaten Bekasi Sinkronisasikan Lembaga Pendidikan dengan Dunia Industri, PT JST MM2100 Jadi Pilot Project

      14 Oktober 2026

      Diklat Paralegal GP Ansor Bekasi Raya Perkuat Kapasitas Kader dan Akses Keadilan di Bekasi

      4 Oktober 2026

      BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Keranda dan Pemandian Jenazah untuk Masjid dan Mushola di Serang Baru

      4 Oktober 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI