Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Pendidikan Berbasis Cinta: Ketika Guru Menjadi Orang Tua, Murid Menjadi Amanah – oleh Yai Subhan

    26 Juli 2026

    MWC NU Cibarusah Salurkan Air Bersih untuk Warga Ridogalih, Hadirkan Kepedulian dan Dorong Solusi Berkelanjutan

    26 Juli 2026

    Kapolsek Serang Baru Resmi Buka Turnamen Sepak Bola U-40 Kapolsek Cup 2026, Pererat Silaturahmi dan Sportivitas

    25 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Pendidikan Berbasis Cinta: Ketika Guru Menjadi Orang Tua, Murid Menjadi Amanah – oleh Yai Subhan
    • MWC NU Cibarusah Salurkan Air Bersih untuk Warga Ridogalih, Hadirkan Kepedulian dan Dorong Solusi Berkelanjutan
    • Kapolsek Serang Baru Resmi Buka Turnamen Sepak Bola U-40 Kapolsek Cup 2026, Pererat Silaturahmi dan Sportivitas
    • Sahabat Suhabdi Kembali Nahkodai PAC GP Ansor Serang Baru Periode Berikutnya, KONFERANCAB II Berjalan Sukses
    • MUI Pusat Resmi Luncurkan Akademi Dakwah Digital, 158 Da’i dari Seluruh Indonesia Siap Kuasai Ruang Dakwah Digital
    • Mail MergeΒ – SMK DARMA ASIH
    • Profil Ibnu Rifai, S.Kom., M.Kom.
    • Rasa syukur adalah kunci untuk merasakan cukup dalam setiap keadaan.
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Minggu, Juli 26
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Quotes

    Pendidikan Berbasis Cinta: Ketika Guru Menjadi Orang Tua, Murid Menjadi Amanah – oleh Yai Subhan

    adminBy admin26 Juli 2026Updated:26 Juli 2026 Quotes Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Oleh H. M. Subhan Salim, S.Pd.I., M.Hum

    Pagi itu, matahari baru saja menyelinap di balik jendela kelas. Riuh tawa anak-anak memenuhi ruangan, memecah keheningan dengan kepolosan yang tak pernah dibuat-buat. Di sudut kelas, Bu Hanifah, wali kelas 1A SDN 01 Pasar Baru, tengah mendampingi murid-muridnya menikmati waktu istirahat.

    Tak ada pidato, tak ada pelajaran tentang budi pekerti yang panjang. Yang terjadi hanyalah sebuah peristiwa sederhana.

    Hanif Fauzuna, alumni RA Fathonah, berjalan perlahan menghampiri gurunya. Di tangannya tergenggam sepotong buah. Dengan wajah polos dan senyum yang tulus, ia mengangkat tangannya, lalu menyuapkan buah itu kepada Bu Hanifah.

    Tak ada yang memintanya melakukan itu.

    Tak ada yang mengajarinya untuk berpura-pura.

    Yang ada hanyalah kasih sayang yang telah tumbuh di dalam dirinya.

    Bu Hanifah tersenyum haru. Bukan karena buah yang diterimanya, melainkan karena ia melihat benih akhlak sedang bertunas di hadapannya. Benih yang tak mungkin tumbuh hanya dari buku pelajaran, tetapi lahir dari keteladanan, perhatian, dan cinta yang setiap hari hadir di ruang kelas.

    Saat itulah terasa bahwa hubungan guru dan murid bukan sekadar tentang siapa yang mengajar dan siapa yang belajar. Lebih dari itu, ia adalah ikatan hati. Guru hadir laksana orang tua di sekolah, sementara setiap murid adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh kasih.

    Di tangan seorang guru, ilmu memang ditanamkan. Namun di dalam hatinya, kasih sayanglah yang menumbuhkan keberanian, rasa hormat, dan kepercayaan diri seorang anak.

    Mungkin yang disuapkan Hanif hanyalah sepotong buah.

    Namun sesungguhnya, yang sedang dipanen adalah buah dari pendidikan itu sendiri: cinta, penghormatan, dan akhlak mulia.

    Sebab guru yang hebat bukan hanya mengajar dengan lisan, tetapi juga mendidik dengan ketulusan. Ketika cinta tumbuh di ruang belajar, murid belajar menghormati tanpa diminta, membantu tanpa disuruh, dan menyayangi tanpa mengharap balasan.

    Kelak, mungkin Hanif akan melupakan rumus yang pernah dipelajarinya. Ia bisa saja lupa halaman demi halaman buku yang pernah dibacanya. Namun satu hal yang akan tetap tinggal di dalam ingatannya adalah bagaimana gurunya memperlakukannya dengan kasih, mendengarkan ketika ia bercerita, membimbing ketika ia keliru, dan memeluknya ketika ia merasa takut.

    Karena sejatinya, guru yang dicintai akan selalu dikenang, bukan karena kerasnya aturan, melainkan karena hangatnya perhatian.

    Dan di balik momen sederhana ketika seorang murid menyuapi gurunya, kita diingatkan bahwa pendidikan bukan semata-mata memindahkan ilmu dari kepala ke kepala. Pendidikan adalah memindahkan cinta dari hati ke hati.

    Di sanalah lahir generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga beradab. Generasi yang memahami bahwa menghormati guru bukanlah kewajiban yang dipaksakan, melainkan ungkapan syukur atas kasih sayang yang telah mereka terima.

    Karena pendidikan terbaik selalu dimulai dari hati. Dan hati yang dipenuhi cinta akan melahirkan manusia yang membawa cahaya bagi sesamanya.

    admin

      Keep Reading

      Rasa syukur adalah kunci untuk merasakan cukup dalam setiap keadaan.

      π™ˆπ™€π™‰π™”π™Šπ˜Όπ™‡ π™†π˜Όπ™ˆπ™‹π˜Όπ™‰π™”π™€ 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 π™‹π™€π™ˆπ™„π™ˆπ™‹π™„π™‰ 𝙉𝙐

      Ahlul halli wal aqdi (AHWA) Oleh Usamah Zahid

      PCNU Kabupaten Bekasi Ajak Warga Sambut Hari Mulia dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H

      Tidak ada rasa bersalah yang dapat mengubah masalalu

      Kembali Suci, Kembali Mencintai: Menghapus Dendam, Menyulam Kasih di Hari Fitri

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      MWC NU Cibarusah Salurkan Air Bersih untuk Warga Ridogalih, Hadirkan Kepedulian dan Dorong Solusi Berkelanjutan

      26 Juli 2026

      Kapolsek Serang Baru Resmi Buka Turnamen Sepak Bola U-40 Kapolsek Cup 2026, Pererat Silaturahmi dan Sportivitas

      25 Juli 2026

      Sahabat Suhabdi Kembali Nahkodai PAC GP Ansor Serang Baru Periode Berikutnya, KONFERANCAB II Berjalan Sukses

      25 Juli 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI