




Kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) II yang diselenggarakan oleh PAC IPNU & IPPNU Kecamatan Serang Baru berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan di Masjid Quba Ats-Tsaqof, Perumahan Griya Mulya Indah, Desa Jayamulya, Kabupaten Bekasi, pada tanggal 02–03 Mei 2026.
Mengusung tema “Harmonisasi Ilmu dan Adab: Mencetak Generasi Emas NU yang Menghargai Harkat dan Martabat,” kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam proses kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama guna membentuk generasi muda yang unggul secara intelektual, kokoh dalam akhlak, serta kuat dalam nilai-nilai spiritual Ahlussunnah wal Jama’ah.
Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Serang Baru yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap rangkaian acara. Materi yang disampaikan mencakup penguatan ke-NU-an, keorganisasian, kepemimpinan, serta pembinaan karakter dan spiritualitas pelajar.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting yang memberikan dukungan moral dan motivasi kepada peserta, di antaranya Babinsa Serka Tumino, Bimaspol Abdul Haris, Ust. Ibnu Rifai, S.Kom dari PCNU Kabupaten Bekasi, serta Bapak Koko Budi selaku Ketua DKM Masjid Quba Ats-Tsaqof. Kehadiran para tokoh ini memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan, ulama, dan unsur keamanan dalam membina generasi muda yang berkualitas.
Sambutan PCNU Kabupaten Bekasi
Dalam sambutannya, Ust. Ibnu Rifai, S.Kom menegaskan bahwa MAKESTA merupakan fondasi awal dalam membangun kader yang berintegritas:
“MAKESTA bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerbang awal lahirnya kader-kader NU yang militan, berilmu, dan berakhlakul karimah. Di sinilah para pelajar ditempa untuk memahami jati diri sebagai generasi penerus yang mampu menjaga tradisi, merawat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi agama dan bangsa.”
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Islam moderat di tengah arus globalisasi yang semakin kompleks.
Sambutan Ketua DKM Masjid Quba Ats-Tsaqof
Ketua DKM, Bapak Koko Budi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang memanfaatkan masjid sebagai pusat pembinaan umat:
“Kami sangat mendukung kegiatan MAKESTA ini. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan generasi muda. Harapannya, kegiatan ini mampu melahirkan pemuda-pemudi yang berilmu, berakhlak, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.”
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara organisasi kepemudaan dan pengurus masjid dalam membangun lingkungan yang religius dan produktif.
Sambutan Babinsa: Penguatan Ketahanan Moral Remaja
Babinsa Serka Tumino dalam arahannya menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya terkait pergaulan dan pengaruh negatif lingkungan:
“Kegiatan seperti MAKESTA ini sangat penting sebagai benteng pembinaan generasi muda. Saat ini banyak tantangan seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Oleh karena itu, para pelajar harus memiliki prinsip hidup yang kuat dan mampu menjaga diri.”
Beliau mengajak peserta untuk aktif dalam kegiatan positif sebagai bentuk perlindungan diri dari pengaruh buruk:
“Bentengi diri dengan ilmu, agama, dan organisasi. Jangan mudah terpengaruh hal-hal yang merusak masa depan. Kalian adalah harapan bangsa yang harus dijaga dan dipersiapkan dengan baik.”
Sambutan Bimaspol: Kesadaran Hukum dan Bahaya Narkoba
Bimaspol Abdul Haris turut memberikan edukasi penting terkait keamanan dan kesadaran hukum di kalangan pelajar:
“Penyalahgunaan narkoba dan tindakan kriminal seringkali berawal dari rasa ingin mencoba dan lingkungan yang tidak sehat. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk menjauhi obat-obatan terlarang dan aktivitas negatif sejak dini.”
Beliau juga menegaskan bahwa organisasi seperti IPNU dan IPPNU memiliki peran strategis dalam membentuk karakter disiplin dan bertanggung jawab:
“Manfaatkan organisasi ini sebagai wadah untuk berkembang, berprestasi, dan membangun masa depan. Jadilah generasi yang membanggakan orang tua serta mampu menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat.”
Penutup: Komitmen Membangun Generasi Unggul
Dengan terselenggaranya MAKESTA II ini, PAC IPNU & IPPNU Serang Baru menunjukkan komitmen nyata dalam membangun generasi pelajar yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing tinggi. Sinergi antara ulama, tokoh masyarakat, serta unsur TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang komprehensif.
Semangat “Belajar, Berjuang, Bertaqwa” tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi nilai dasar yang diinternalisasikan kepada seluruh peserta sebagai bekal dalam menghadapi masa depan yang penuh tantangan.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda Nahdlatul Ulama yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan spiritual, serta mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.

