Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    KBNU Cibarusah Menyongsong HSN 2026 dengan Istighosah Lailatul Ijtima’ dan Majelis Dzikir Sholawat Rijaalul Ansor

    26 September 2026

    Murid Mama Makmun Nawawi, KH Ahmad Rapei Berpulang Tinggalkan Jejak Pendidikan Islam

    22 September 2026

    Asep Gunawan Kembali Memimpin Jayamulya, Amanah Baru untuk Periode 2026–2034

    21 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • KBNU Cibarusah Menyongsong HSN 2026 dengan Istighosah Lailatul Ijtima’ dan Majelis Dzikir Sholawat Rijaalul Ansor
    • Murid Mama Makmun Nawawi, KH Ahmad Rapei Berpulang Tinggalkan Jejak Pendidikan Islam
    • Asep Gunawan Kembali Memimpin Jayamulya, Amanah Baru untuk Periode 2026–2034
    • dr. Mulyana Syarip Panija Pantau Langsung Pemeriksaan Kesehatan Petugas Pilkades Jayamulya
    • Musran PRNU Mekarsari Digelar, Penetapan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Jadi Agenda Utama
    • Juhamad, S.Pd Resmi Jalankan Tugas sebagai PLT Kades Jayamulya, Siap Layani Masyarakat
    • September 2026, MWCNU Cibarusah Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke 4 Titik, Kyai Dillah dan Kyai Jalal Turun Langsung
    • Safari Maulid Nabi Muhammad SAW PARNU Puri Persada Indah Resmi Dimulai
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Minggu, September 27
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Beranda » Blog » Saya terima nikahnya…

    Saya terima nikahnya…

    sahabateduBy sahabatedu20 Maret 2025Updated:20 Maret 2025 Quotes Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Oleh : Ibnu Rifai, S.Kom

    Sekretaris NU Jayamulya

    Pernikahan adalah ikatan suci antara dua insan yang disatukan dalam akad yang penuh makna. Dalam proses pernikahan, terdapat momen sakral yang disebut ijab kabul, yang sering kali diucapkan tanpa benar-benar dipahami secara mendalam. Banyak yang mengira bahwa dalam pernikahan, laki-laki memiliki posisi yang lebih tinggi, namun jika kita telaah lebih jauh, sebenarnya laki-laki berada dalam posisi yang lebih rendah dalam konteks tanggung jawab dan penerimaan.

    Dalam lafaz ijab kabul, pihak wali dari mempelai wanita mengucapkan ijab, misalnya:

    “Saya nikahkan engkau dengan putri saya…”

    Dan mempelai laki-laki menjawab dengan kabul:

    “Saya terima nikahnya…”

    Dari sini, kita bisa melihat bahwa laki-laki bukanlah pihak yang “menikahi” dalam arti mengklaim atau mengambil, melainkan pihak yang menerima sebuah amanah besar. Kalimat “Saya terima nikahnya” adalah bentuk penerimaan atas tanggung jawab yang besar untuk menjaga, membimbing, dan menafkahi istri dengan sebaik-baiknya.

    Dalam Islam, pernikahan bukanlah sekadar perjanjian antara dua individu, tetapi juga perjanjian di hadapan Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

    “Dan mereka (istri-istrimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.” (QS. An-Nisa: 21)

    Ayat ini menegaskan bahwa pernikahan bukanlah sekadar ikatan biasa, melainkan sebuah mitsaqan ghaliza (perjanjian yang kokoh). Laki-laki, dalam hal ini, bukanlah pihak yang berkuasa secara mutlak, tetapi pihak yang menerima amanah berat untuk mengayomi dan bertanggung jawab penuh atas kesejahteraan istrinya.

    Allah SWT juga berfirman:

    “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka…” (QS. An-Nisa: 34)

    Ayat ini bukan berarti laki-laki memiliki kedudukan lebih tinggi dalam dominasi, tetapi justru memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menafkahi dan melindungi istrinya.

    Dalam hadis Rasulullah SAW juga dijelaskan:

    “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (HR. Tirmidzi)

    Ini menunjukkan bahwa kehormatan seorang suami diukur dari bagaimana ia memperlakukan istrinya, bukan dari statusnya sebagai kepala rumah tangga semata. Seorang laki-laki yang memahami hakikat ijab kabul tidak akan merasa lebih tinggi, melainkan akan lebih rendah hati dalam memikul tanggung jawabnya.

    Pernikahan bukanlah dominasi salah satu pihak, melainkan sebuah komitmen di mana suami dan istri saling melengkapi dan saling menguatkan dalam mencapai ridha Allah. Maka, memahami ijab kabul dengan benar akan membuat seorang laki-laki lebih siap untuk mengemban tugasnya dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

    Allah SWT berfirman:

    “Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Rum: 21)

    Semoga tulisan ini memberikan sudut pandang baru dalam memahami pernikahan dan makna sejati dari ijab kabul.

    sahabatedu

      Keep Reading

      Murid Mama Makmun Nawawi, KH Ahmad Rapei Berpulang Tinggalkan Jejak Pendidikan Islam

      Safari Maulid Nabi Muhammad SAW PARNU Puri Persada Indah Resmi Dimulai

      Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok

      Pendidikan Berbasis Cinta: Ketika Guru Menjadi Orang Tua, Murid Menjadi Amanah – oleh Yai Subhan

      Rasa syukur adalah kunci untuk merasakan cukup dalam setiap keadaan.

      𝙈𝙀𝙉𝙔𝙊𝘼𝙇 𝙆𝘼𝙈𝙋𝘼𝙉𝙔𝙀 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙋𝙀𝙈𝙄𝙈𝙋𝙄𝙉 𝙉𝙐

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      KBNU Cibarusah Menyongsong HSN 2026 dengan Istighosah Lailatul Ijtima’ dan Majelis Dzikir Sholawat Rijaalul Ansor

      26 September 2026

      Murid Mama Makmun Nawawi, KH Ahmad Rapei Berpulang Tinggalkan Jejak Pendidikan Islam

      22 September 2026

      Asep Gunawan Kembali Memimpin Jayamulya, Amanah Baru untuk Periode 2026–2034

      21 September 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI