

Jayamulya, 18 April 2026 — Panitia Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Jayamulya menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tahapan demokrasi desa secara transparan dan akuntabel melalui kegiatan musyawarah penetapan nama unsur masyarakat peserta musyawarah pemilihan anggota BPD masa bakti 2026–2034.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Jayamulya pada Sabtu siang tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting pemerintahan dan masyarakat. Kepala Desa Jayamulya berhalangan hadir dan diwakili oleh Sekretaris Desa, Juhamad, S.Pd. Turut hadir pula unsur keamanan desa, yaitu Bhabinkamtibmas Abdul Haris, Babinsa Serma Saiful dan Serka Tumino, serta segenap anggota BPD, para Ketua RT/RW, Kepala Dusun, dan tokoh masyarakat.
Dari sudut pandang panitia, kegiatan ini menjadi bagian krusial dalam memastikan proses pengisian anggota BPD berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Panitia menegaskan bahwa setiap tahapan telah dilaksanakan secara disiplin, mulai dari penjaringan aspirasi, verifikasi usulan, hingga penetapan nama-nama yang akan terlibat dalam musyawarah desa.
Ketua Panitia, Supriyadi, S.Pd., Gr, dalam keterangannya menyampaikan bahwa proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa.
“Panitia berupaya menjalankan seluruh tahapan dengan penuh kehati-hatian, objektivitas, dan keterbukaan. Kami ingin memastikan bahwa unsur masyarakat yang ditetapkan benar-benar representatif dan mampu membawa aspirasi warga secara luas,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan pemerintah desa melalui Sekdes Juhamad, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kinerja panitia yang dinilai konsisten dan profesional dalam mengawal proses ini. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta pembangunan desa.
Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan ini turut memberikan dukungan moral sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Bhabinkamtibmas Abdul Haris menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam setiap proses demokrasi desa, sedangkan Babinsa Serma Saiful dan Serka Tumino mengingatkan agar seluruh pihak tetap menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat.
Secara keseluruhan, musyawarah berlangsung dengan tertib, penuh kekeluargaan, dan semangat kebersamaan. Panitia menilai partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat menjadi indikator positif bahwa proses pengisian anggota BPD Desa Jayamulya mendapat perhatian dan dukungan luas.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, panitia berharap tahapan selanjutnya dapat berjalan lebih lancar, serta menghasilkan anggota BPD yang amanah, aspiratif, dan mampu menjadi jembatan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa tata kelola pemerintahan desa yang baik dapat terwujud melalui kolaborasi, transparansi, dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat.

