Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

    9 Agustus 2026

    Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok

    7 Agustus 2026

    Urutan Warna Kabel LAN yang Benar Jenis Straight & Cross

    5 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum
    • Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok
    • Urutan Warna Kabel LAN yang Benar Jenis Straight & Cross
    • HARDWARE KOMPUTER LENGKAP
    • Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin
    • Tugas 7zip winrar powerISO Office Kelas 12 – SMK Darma Asih
    • Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran
    • Instal Microsoft Office LTSC 2021 Professional Plus + Visio + Project – SMK Darma Asih
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Rabu, Agustus 12
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Berita

    Gus Yahya Buka PMKNU Kabupaten Bekasi : Kaderisasi NU Harus Terpadu dan Berbasis Digital

    adminBy admin17 Oktober 2025Updated:17 Oktober 2025 Berita Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    sahabatedu.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menegaskan pentingnya konsolidasi dan penguatan sistem kaderisasi dalam tubuh Nahdlatul Ulama. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) angkatan pertama yang diselenggarakan oleh PCNU Kabupaten Bekasi di Pondok Pesantren Nurul Huda Setu, Rabu (15/10/2025).

    Program kaderisasi lanjutan ini berlangsung selama empat hari, dari 15–18 Oktober 2025, dan diikuti puluhan peserta dari unsur PCNU serta perwakilan MWCNU se-Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini menghadirkan para tokoh nasional NU sebagai instruktur dan narasumber yang ditugaskan langsung oleh PBNU.

    Sebagai landasan kegiatan, PBNU menerbitkan Surat Tugas Nomor: 4587/PB.01/A.II.06.08/99/10/2025, yang menugaskan sejumlah tokoh untuk menjadi instruktur dan narasumber PMKNU Kabupaten Bekasi, yaitu :

    1. Prof. Dr. KH. Moh. Nuh, DEA.
    2. KH. M. Cholil Nafis, Lc., PhD.
    3. KH. Aunullah Ala Habib, Lc.
    4. Dr. KH. Amin Said Husni, M.Si.
    5. KH. Masyhuri Malik
    6. Dr. KH. Miftah Faqih, MA., M.Hum.
    7. Dr. H. Muhammad Faesal, MH., M.Pd.
    8. H. Ahmad Syarif Munawi, ME., M.Sc.
    9. Dr. H. Basnang Said, M.Ag.
    10. Drs. Agus Muhammad
    11. Dr. H. Heri Kuswara
    12. Dr. H. Arief Adi Wibowo, M.Si.
    13. Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd.
    14. Ir. H. MH. Bahaudin, S.Pd.I.
    15. H. Abdul Mu’in, M.Pd.
    16. H. Ayi Nurdin, SHI., MHI.
    17. Akes Damianto, S.Pi. (Tim Asistensi)
    18. Imam Sapei (Admin PCNU).

    Dalam sambutannya, Gus Yahya menyampaikan bahwa dengan jumlah jamaah NU yang mencapai lebih dari 130 juta, organisasi ini harus dikelola secara sistematis melalui kaderisasi berjenjang dan terpadu dari tingkat PD PKPNU hingga AKNU. Menurutnya, sistem digitalisasi organisasi yang teratur menjadi kebutuhan utama agar NU mampu menjaga kekokohan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

    “Kekuatan NU justru sering dianggap ancaman oleh sebagian pihak. Karena itu, kita harus memperkuat internal dengan kaderisasi yang solid dan pengelolaan digital yang tertib,” tegas Gus Yahya.

    Ia menambahkan, PMKNU merupakan jawaban atas tantangan zaman untuk melahirkan kader NU yang tidak hanya militan, tetapi juga terampil menghadapi isu-isu kontemporer dan kompleks di era global. Dengan demikian, NU akan terus relevan dan berperan aktif dalam masyarakat dunia tanpa meninggalkan akar tradisi keislaman dan kebangsaan.

    Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, KH Atok Romli Musthofa (Gus Atok), menyampaikan rasa syukurnya karena Bekasi mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah angkatan pertama PMKNU. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi pemimpin NU masa depan.

    “Alhamdulillah, kami bersyukur bisa menyelenggarakan agenda utama PBNU ini. Terima kasih kepada para kiai dan instruktur nasional yang hadir untuk mendampingi peserta,” ujar Gus Atok.

    Menurutnya, kaderisasi adalah urat nadi organisasi NU. Tanpa sistem yang berjenjang, sistematis, dan terarah, NU akan kesulitan menyiapkan generasi penerus yang memiliki visi keumatan, kepemimpinan, serta militansi menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah.

    “Kaderisasi adalah investasi jangka panjang NU. Dari sinilah lahir pemimpin-pemimpin yang siap mengabdi di berbagai tingkatan, dari desa hingga nasional, dengan tetap menjaga nilai keislaman dan kebangsaan,” tegasnya.

    Dengan semangat kaderisasi berkelanjutan, PCNU Bekasi berkomitmen untuk melahirkan kader yang tangguh, adaptif, dan berintegritas, demi menjaga marwah Nahdlatul Ulama di tengah tantangan globalisasi dan era digital.

    #NU #NahdlatulUlama #PBNU #PCNUBekasi #PMKNU #GusYahya #GusAtok #KaderisasiNU #PondokPesantren #PesantrenNurulHudaSetu #AhlussunnahWalJamaah #IslamNusantara #KaderMudaNU #PemimpinNU #DigitalisasiNU #Keumatan #Kebangsaan #NUBekasi #KegiatanNU #SahabatEduDigital #PMKNUBekasi

    #NU #NahdlatulUlama #PBNU #PCNUBekasi #PMKNU #GusYahya #GusAtok #KaderisasiNU #PondokPesantren #PesantrenNurulHudaSetu #AhlussunnahWalJamaah #IslamNusantara #KaderMudaNU #PemimpinNU #DigitalisasiNU #Keumatan #Kebangsaan #NUBekasi #KegiatanNU #SahabatEduDigital

    admin

      Keep Reading

      Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

      Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin

      Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran

      Asep Gunawan Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Kepala Desa Jayamulya 2026

      Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Digelar di Jayamulya

      MWC NU Cibarusah Salurkan Air Bersih untuk Warga Ridogalih, Hadirkan Kepedulian dan Dorong Solusi Berkelanjutan

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

      9 Agustus 2026

      Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin

      31 Juli 2026

      Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran

      29 Juli 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI