Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Rasa syukur adalah kunci untuk merasakan cukup dalam setiap keadaan.

    17 Juli 2026

    Penetapan dan Pembekalan 21 PPDP Desa Jayamulya Resmi Digelar, Siap Sukseskan Pilkades 2026

    16 Juli 2026

    Kyai Holidi Pimpin Verifikasi Arah Kiblat di KUA Serang Baru Melalui Momentum Rashdul Qiblat

    15 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Rasa syukur adalah kunci untuk merasakan cukup dalam setiap keadaan.
    • Penetapan dan Pembekalan 21 PPDP Desa Jayamulya Resmi Digelar, Siap Sukseskan Pilkades 2026
    • Kyai Holidi Pimpin Verifikasi Arah Kiblat di KUA Serang Baru Melalui Momentum Rashdul Qiblat
    • 1 Shafar 1448 H Jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026 – PBNU
    • PENGUMUMAN PENTING: Pendaftaran Data Pemilih Tambahan / Potensial Pilkades Desa Jayamulya 2026
    • Muhamad Rochadi Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi Bekali Kader IPNU IPPNU Seni Lobbying dan Diplomasi
    • MUI Pusat Resmi Buka Pendaftaran Akademi Dakwah Digital: Menjawab Tantangan Zaman Lewat Digitalisasi Syiar
    • PCNU Kabupaten Bekasi Sambut Hangat Penetapan Lokasi Muktamar NU ke-35 di Jombang
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Sabtu, Juli 18
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Berita

    BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Kultum Ramadan di AEON Mall Deltamas: “THR Hakiki adalah Menjadi Muttaqin”

    adminBy admin8 Maret 2026 Berita Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    sahabatedu.com — Suasana Ramadan di pusat perbelanjaan modern terasa semakin bermakna ketika Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Kultum Ramadan di area panggung utama AEON Mall Deltamas, Minggu (8/3/2026) sore. Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut menghadirkan tausiyah inspiratif yang mengajak masyarakat memaknai Ramadan lebih dalam, tidak sekadar pada aspek seremonial, tetapi juga spiritual.

    Dalam kegiatan yang dihadiri para pengunjung mall, keluarga muda, hingga komunitas muslim tersebut Ust. Sajali Yusuf, S.Pd.I menyampaikan pesan utama bahwa “THR yang hakiki bukanlah uang atau baju baru, tetapi keberhasilan menjadi insan yang bertakwa.”

    Menurutnya, masyarakat sering kali memahami Tunjangan Hari Raya (THR) dalam makna materi semata, padahal dalam perspektif keimanan, Ramadan sejatinya merupakan momentum untuk meraih hadiah terbesar dari Allah SWT, yaitu derajat muttaqin.

    “Banyak orang menunggu THR berupa uang atau pakaian baru. Namun sesungguhnya THR yang paling besar adalah ketika setelah Ramadan kita keluar sebagai pribadi yang lebih bertakwa, lebih peduli kepada sesama, dan lebih dekat kepada Allah,” ungkap Ust. Sajali Yusuf, S.Pd.I di hadapan para jamaah.

    Ramadan di Ruang Publik Modern

    Pelaksanaan kultum di pusat perbelanjaan modern menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman dapat hadir di berbagai ruang kehidupan masyarakat, termasuk di tempat yang identik dengan aktivitas ekonomi dan gaya hidup.

    Melalui program ini, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bekasi berupaya menghadirkan dakwah yang inklusif, ramah, dan dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga yang tengah menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa di mall.

    Kehadiran kegiatan religius di tengah aktivitas publik tersebut juga menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum pembinaan spiritual yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

    Makna THR dalam Perspektif Spiritual

    Dalam tausiyahnya Ust. Sajali Yusuf, S.Pd.I menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Ramadan bukan pada kemeriahan perayaan Idulfitri, melainkan pada perubahan diri setelah menjalani ibadah selama satu bulan penuh.

    Ia menjelaskan beberapa indikator “THR hakiki” yang seharusnya diraih setiap muslim:

    1. Meningkatnya ketakwaan kepada Allah SWT
    2. Bertambahnya kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah
    3. Terjaganya lisan dan perilaku dari hal yang tidak bermanfaat
    4. Terbentuknya kebiasaan ibadah yang konsisten

    Menurutnya, apabila seseorang keluar dari Ramadan dengan hati yang lebih lembut, lebih peduli terhadap sesama, dan lebih rajin beribadah, maka itulah hadiah terbesar yang diberikan Allah kepada hamba-Nya.

    Peran Zakat dalam Membangun Kepedulian

    Kegiatan Kultum Ramadan ini juga menjadi bagian dari upaya Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan umat.

    Melalui berbagai program Ramadan, BAZNAS mendorong masyarakat untuk menjadikan momentum bulan suci sebagai waktu terbaik dalam berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

    Selain memperkuat dimensi spiritual, zakat juga memiliki peran besar dalam memperkuat solidaritas sosial dan membantu mengurangi kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat.

    Dakwah yang Menyentuh Generasi Muda

    Kultum yang berlangsung dengan suasana santai namun penuh makna tersebut mendapat respons positif dari para pengunjung. Banyak di antara mereka yang sengaja berhenti sejenak dari aktivitas berbelanja untuk mendengarkan tausiyah menjelang waktu berbuka.

    Pendekatan dakwah yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan relevan dengan kehidupan sehari-hari membuat pesan yang disampaikan mudah diterima oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda.

    Momentum ini sekaligus menunjukkan bahwa dakwah Islam dapat hadir dengan cara yang adaptif, menyatu dengan dinamika kehidupan masyarakat modern tanpa kehilangan nilai-nilai spiritualnya.

    Ramadan sebagai Momentum Transformasi

    Di akhir tausiyahnya Ust. Sajali Yusuf, S.Pd.I mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan transformasi diri, bukan sekadar rutinitas tahunan.

    Ia mengingatkan bahwa jika seseorang hanya memperoleh rasa lapar dan haus tanpa perubahan perilaku, maka Ramadan belum memberikan hasil yang maksimal.

    “Ketika Idulfitri tiba, jangan hanya bertanya berapa THR yang kita terima. Tetapi tanyakan pada diri kita: apakah kita sudah menjadi pribadi yang lebih bertakwa?” tuturnya.

    Dengan pesan tersebut, kegiatan Kultum Ramadan di AEON Mall Deltamas tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan, tetapi juga menjadi pengingat spiritual bagi masyarakat bahwa kebahagiaan sejati di Hari Raya bukan terletak pada materi, melainkan pada ketakwaan yang tumbuh dalam hati.

    Sebab pada akhirnya, THR yang paling bernilai bukanlah uang atau pakaian baru, melainkan keberhasilan menjadi insan yang diridhai Allah SWT: insan yang muttaqin. ✨

    baznas kabupaten bekasi mui
    admin

      Keep Reading

      Penetapan dan Pembekalan 21 PPDP Desa Jayamulya Resmi Digelar, Siap Sukseskan Pilkades 2026

      Kyai Holidi Pimpin Verifikasi Arah Kiblat di KUA Serang Baru Melalui Momentum Rashdul Qiblat

      1 Shafar 1448 H Jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026 – PBNU

      PENGUMUMAN PENTING: Pendaftaran Data Pemilih Tambahan / Potensial Pilkades Desa Jayamulya 2026

      Muhamad Rochadi Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi Bekali Kader IPNU IPPNU Seni Lobbying dan Diplomasi

      MUI Pusat Resmi Buka Pendaftaran Akademi Dakwah Digital: Menjawab Tantangan Zaman Lewat Digitalisasi Syiar

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      Penetapan dan Pembekalan 21 PPDP Desa Jayamulya Resmi Digelar, Siap Sukseskan Pilkades 2026

      16 Juli 2026

      Kyai Holidi Pimpin Verifikasi Arah Kiblat di KUA Serang Baru Melalui Momentum Rashdul Qiblat

      15 Juli 2026

      1 Shafar 1448 H Jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026 – PBNU

      15 Juli 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI