Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Darul Ajhar Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Qur’ani Lewat Khotmil Qur’an 2026

    11 Mei 2026

    Lailatul Ijtima PCNU Kabupaten Bekasi Berlangsung Khidmat, KH Ahmad Mustofa Torfi Tekankan Keikhlasan dan Spirit Tauhid

    10 Mei 2026

    Tidak ada rasa bersalah yang dapat mengubah masalalu

    6 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Darul Ajhar Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Qur’ani Lewat Khotmil Qur’an 2026
    • Lailatul Ijtima PCNU Kabupaten Bekasi Berlangsung Khidmat, KH Ahmad Mustofa Torfi Tekankan Keikhlasan dan Spirit Tauhid
    • Tidak ada rasa bersalah yang dapat mengubah masalalu
    • Laptop HP 14 Slim
    • Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan
    • Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan
    • Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, Ponpes Nurul Huda Setu Teguhkan Komitmen Pendidikan Berkualitas dan Berkeadilan
    • Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Rabu, Mei 13
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Quotes

    Banyak yang merasa paling depan saat bicara tentang TUHAN tapi menjadi TERBELAKANG saat orang didekatnya KESUSAHAN

    sahabateduBy sahabatedu15 Maret 2025Updated:15 Maret 2025 Quotes Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Sebuah Kalimat dari Seorang Kyai yang tinggal di daerah Meruya Jakarta Barat

    Kalimat ini menggambarkan ironi dalam kehidupan, di mana banyak orang mengaku paling memahami atau dekat dengan Tuhan, tetapi justru abai terhadap penderitaan sesama :

    “Mengaku dekat dengan Tuhan bukan hanya soal kata-kata, tetapi tentang kepedulian yang nyata. Sebab, sejatinya keimanan tercermin bukan dari seberapa lantang kita berbicara tentang-Nya, melainkan dari seberapa tulus kita hadir bagi mereka yang membutuhkan. Mari tidak hanya menjadi suara di depan, tetapi juga tangan yang menolong di sekitar.”

    Kata-kata ini bukan sekadar rangkaian huruf yang keluar dari lisannya, melainkan cerminan dari realitas yang sering terjadi. Ia mengamati bagaimana banyak orang lantang berbicara tentang keimanan, berdebat soal ketuhanan, bahkan merasa paling benar dalam menafsirkan ajaran-Nya. Namun, ketika tetangga mereka kelaparan, sahabat mereka dirundung masalah, atau keluarga mereka sendiri tengah kesulitan, tangan mereka justru enggan terulur, langkah mereka tertahan, dan hati mereka seakan tak lagi peka.

    Bagi sang Kyai, keimanan sejati bukan hanya diucapkan dalam forum-forum keagamaan atau ditunjukkan dalam perdebatan yang panjang. Ia terwujud dalam tindakan nyata—dalam empati, dalam kepedulian, dalam kehadiran bagi mereka yang membutuhkan. Sebab, Tuhan tidak hanya ada dalam buku dan ceramah, tetapi juga dalam tatapan penuh harap orang-orang yang mengulurkan tangan menanti pertolongan.

    Pesan ini mengalir seperti sungai, menyentuh hati siapa pun yang mendengarnya. Sebab, dalam kehidupan yang terus berjalan, tak cukup hanya memahami Tuhan dalam teori, tetapi juga harus menghidupkan-Nya dalam setiap aksi dan kepedulian kepada sesama.

    sahabatedu

      Keep Reading

      Tidak ada rasa bersalah yang dapat mengubah masalalu

      Kembali Suci, Kembali Mencintai: Menghapus Dendam, Menyulam Kasih di Hari Fitri

      PT Sahabat Edu Digital Sampaikan Ucapan Resmi Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

      Di Balik Satu Pintu yang Tertutup

      Peresmian Masjid Quba At-Tsaqaf Berlangsung Khidmat di Perumahan Griya Mulya Indah Desa Jayamulya

      BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      Darul Ajhar Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Qur’ani Lewat Khotmil Qur’an 2026

      11 Mei 2026

      Lailatul Ijtima PCNU Kabupaten Bekasi Berlangsung Khidmat, KH Ahmad Mustofa Torfi Tekankan Keikhlasan dan Spirit Tauhid

      10 Mei 2026

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI