Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Kolaborasi TKJ dan MPLB dalam Pengelolaan Inventaris

    18 Agustus 2026

    Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

    9 Agustus 2026

    Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok

    7 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kolaborasi TKJ dan MPLB dalam Pengelolaan Inventaris
    • Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum
    • Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok
    • Urutan Warna Kabel LAN yang Benar Jenis Straight & Cross
    • HARDWARE KOMPUTER LENGKAP
    • Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin
    • Tugas 7zip winrar powerISO Office Kelas 12 – SMK Darma Asih
    • Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Selasa, Agustus 18
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Berita

    1 Shafar 1448 H Jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026 – PBNU

    adminBy admin15 Juli 2026 Berita Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    SAHABATEDU.COM – Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) secara resmi menetapkan 1 Shafar 1448 Hijriah bertepatan dengan Kamis Wage, 16 Juli 2026 M, yang dimulai sejak malam Kamis. Penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal (pengamatan hilal) yang berhasil dilakukan di sejumlah titik pemantauan di berbagai daerah di Indonesia.

    Keputusan ini disampaikan melalui Pengumuman Nomor: 154/PB.08/A.II.11.13/13/07/2026 yang diterbitkan di Jakarta pada 15 Juli 2026. Pengumuman tersebut mengacu pada Surat Keputusan Lembaga Falakiyah PBNU Nomor 008/SK/LF-PBNU/VII/2024 tentang Almanak Nahdlatul Ulama 2026 Miladiyah.

    Dalam pengumumannya, LF PBNU menjelaskan bahwa pelaksanaan rukyatul hilal dilakukan pada Rabu Pon, 29 Muharram 1448 H / 15 Juli 2026 M. Dari hasil laporan yang diterima, terdapat sejumlah lokasi yang berhasil melihat hilal, baik menggunakan alat optik maupun secara langsung dengan mata telanjang. Berdasarkan hasil rukyah tersebut, awal bulan Shafar ditetapkan jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026 M.

    Beberapa lokasi yang melaporkan berhasil melihat hilal antara lain Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso, TBS Kudus, Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari Jakarta, Observatorium UIN Walisongo Semarang, POB MADASA Mojokerto, Balai Rukyat PP Mamba’us Sholihin, Pantai Baro Cirebon, Balai Rukyat NU Gresik, serta sejumlah titik rukyat lainnya di berbagai wilayah Indonesia. Sementara itu, terdapat satu lokasi yang melaporkan belum berhasil melihat hilal, yakni di Triwung Kidul, Kota Probolinggo, karena kondisi cuaca di ufuk barat.

    LF PBNU juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Nahdliyin, petugas rukyat, serta jajaran Lembaga Falakiyah di berbagai daerah yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan rukyatul hilal. Selain itu, seluruh Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU se-Indonesia diharapkan aktif menyebarluaskan informasi penetapan awal bulan Shafar 1448 H kepada masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama di wilayah masing-masing.

    Mengiringi datangnya bulan Shafar 1448 Hijriah, LF PBNU mengajak seluruh umat Islam untuk memperbanyak doa dan memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan kebaikan, dijauhkan dari keburukan takdir, serta memperoleh keberkahan di bulan yang baru.

    Dengan ditetapkannya awal bulan Shafar melalui metode rukyatul hilal, Nahdlatul Ulama kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi penetapan kalender hijriah yang berlandaskan syariat, ilmu falak, serta hasil observasi langsung di lapangan sebagai bagian dari khazanah keilmuan Islam yang terus dirawat dari generasi ke generasi.

    INDONESIA ISLAM NASIONAL PBNU
    admin

      Keep Reading

      Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

      Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin

      Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran

      Asep Gunawan Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Kepala Desa Jayamulya 2026

      Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Digelar di Jayamulya

      MWC NU Cibarusah Salurkan Air Bersih untuk Warga Ridogalih, Hadirkan Kepedulian dan Dorong Solusi Berkelanjutan

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

      9 Agustus 2026

      Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin

      31 Juli 2026

      Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran

      29 Juli 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI