Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Kultum Ramadan di AEON Mall Deltamas: “THR Hakiki adalah Menjadi Muttaqin”

    8 Maret 2026

    PRNU Mega Regency Bersama Muslimat NU Gelar Bakti Sosial “Takjil on The Road 2026”, Perkuat Peran Penggerak NU di Tengah Masyarakat

    8 Maret 2026

    Musholla Baitussalam RW 10 GVC Perkuat Peran Sosial dan Spiritual, Sinergi DKM dan Majelis Taklim Hidupkan Semangat Ramadan

    4 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Kultum Ramadan di AEON Mall Deltamas: “THR Hakiki adalah Menjadi Muttaqin”
    • PRNU Mega Regency Bersama Muslimat NU Gelar Bakti Sosial “Takjil on The Road 2026”, Perkuat Peran Penggerak NU di Tengah Masyarakat
    • Musholla Baitussalam RW 10 GVC Perkuat Peran Sosial dan Spiritual, Sinergi DKM dan Majelis Taklim Hidupkan Semangat Ramadan
    • Perkuat Tata Kelola Zakat, LAZISNU Kabupaten Bekasi Intensifkan Kaderisasi Amil Zakat Fitrah Sesuai Fikih Mazhab
    • Santunan & Buka Puasa Bersama PKU II MUI Kabupaten Bekasi: Merajut Silaturahmi, Menebar Senyuman untuk Yatama
    • DKM Masjid Zubair Bin Awwam Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Ukhuwah Warga Jayamulya
    • Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik
    • Buka Puasa Bersama Internal Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Jayamulya, Perkuat Silaturahim dan Konsolidasi Ke-NU-an
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Jumat, Maret 13
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Quotes

    Kalau air laut dijadikan tinta – Ust Ahmad

    adminBy admin20 Maret 2025Updated:20 Maret 2025 Quotes Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Oleh : Ust Ahmad Sajali Yusup, S.Pd.I

    Ketua DKM Masjid Jami An-Nur Kebon Kopi Cibarusah Jaya

    Kalau air laut dijadikan tinta dan ranting-ranting dijadikan pena untuk menulis ilmu Allah, maka ilmu Allah tidak akan habis karenanya. Lalu berapakah air yang sudah engkau jadikan tinta dan berapa banyakkah ranting yang engkau jadikan pena untuk menulis ilmu Allah?

    Allah SWT berfirman:

    “Katakanlah: ‘Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh akan habis lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).'” (QS. Al-Kahfi: 109)

    Mencari ilmu tidak berbatas usia dan tidak mengenal batas akhir. Orang-orang yang keluar rumah untuk mempelajari ilmu Allah, begitu juga orang-orang yang mengajarkannya, akan dimudahkan jalan menuju surga.

    Menuntut ilmu menjadi salah satu kewajiban bagi manusia sejak lahir hingga masuk liang lahat. Kewajiban dan hak belajar itu tidak hanya di sekolah, bisa juga di lingkungan sekitar. Di mana pun kita berada, dari siapa pun, dan kapan pun kita harus selalu belajar banyak hal. Bahkan sejak sebelum lahir, manusia telah mulai belajar tentang cinta dari ibunya yang jatuh cinta kepada buah hatinya itu sejak mengetahui telah tumbuh janin di dalam kandungannya.

    Dalam hadits dijelaskan tentang keutamaan menuntut ilmu. Terutama ilmu-ilmu yang membuat kita semakin ingat dan bersyukur kepada Allah. Seperti dalam sabda Rasulullah SAW berikut:

    “Barang siapa menempuh satu jalan (cara) untuk mendapatkan ilmu, maka Allah pasti mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

    Hadis tersebut menyebut seseorang yang sedang berjalan untuk menuntut ilmu dengan kata “salaka”. Padahal, berjalan dalam bahasa Arab tidak hanya “salaka”, masih ada kata “masya”, “sara”, “safara”, atau “dzahaba”.

    Pertanyaannya, mengapa kata “salaka” yang dipilih Nabi, bukan selainnya? Rupanya, kata-kata selain “salaka” hanya mempunyai arti utama berjalan. Perjalannya, terkadang, hanya untuk mencari kesenangan belaka. Mungkin, pembaca pernah mendengar, orang yang berjalan untuk mencari hiburan disebut dengan “tamasya”. Kata tersebut berasal dari kata “masya”. Jika Nabi menggunakan kata ini, niscaya orang yang menuntut ilmu ini hanya akan mencari kesenangan belaka. Padahal, perjalanan mencari ilmu bukanlah untuk mencari kesenangan.

    Allah SWT berfirman:

    “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

    Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga, ada empat makna sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Rajab Al-Hambali di dalam Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam:

    1. Dengan menempuh jalan mencari ilmu, Allah akan memudahkannya masuk surga.
    2. Menuntut ilmu adalah sebab seseorang mendapatkan hidayah. Hidayah inilah yang mengantarkan seseorang pada surga.
    3. Menuntut suatu ilmu akan mengantarkan pada ilmu lainnya yang dengan ilmu tersebut akan mengantarkan pada surga.
    4. Dengan ilmu, Allah akan memudahkan jalan yang nyata menuju surga yaitu saat melewati shirath (sesuatu yang terbentang di atas neraka menuju surga).

    Bahkan Ibnu Rajab menyimpulkan, menuntut ilmu adalah jalan paling ringkas menuju surga.

    Kewajiban menuntut ilmu ini mencakup seluruh individu Muslim dan Muslimah, baik dia sebagai orang tua, anak, karyawan, dosen, doktor, profesor, dan yang lainnya. Mereka wajib mengetahui ilmu yang berkaitan dengan muamalah mereka dengan Rabb-nya, baik tentang Tauhid, rukun Islam, rukun Iman, akhlak, adab, dan mu’amalah dengan makhluk.

    Allah SWT berfirman:

    “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.” (QS. Al-‘Alaq: 1)

    Semoga bermanfaat.

    admin

      Keep Reading

      Di Balik Satu Pintu yang Tertutup

      Peresmian Masjid Quba At-Tsaqaf Berlangsung Khidmat di Perumahan Griya Mulya Indah Desa Jayamulya

      BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

      Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Grand Vista Cikarang MT Saroha Yayasan Sari Anugrah Ilahi

      Ahmad Syauqi Kembali Pimpin PC DMI Tambun Selatan Periode 2026–2031

      H. M. Subhan Salim, S.Pd.I., M.Hum – Zuhud dan Kedisiplinan Finansial dalam Kehidupan Seorang Muslim

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026

      LAZISNU Kecamatan Serang Baru Perkuat Kapasitas Amil melalui Upgrading dan Pembekalan Madrasah Amil

      17 Februari 2026

      BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera

      9 Februari 2026

      Perkuat Tata Kelola Zakat, LAZISNU Kabupaten Bekasi Intensifkan Kaderisasi Amil Zakat Fitrah Sesuai Fikih Mazhab

      3 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      BAZNAS Kabupaten Bekasi Gelar Kultum Ramadan di AEON Mall Deltamas: “THR Hakiki adalah Menjadi Muttaqin”

      8 Maret 2026

      PRNU Mega Regency Bersama Muslimat NU Gelar Bakti Sosial “Takjil on The Road 2026”, Perkuat Peran Penggerak NU di Tengah Masyarakat

      8 Maret 2026

      Musholla Baitussalam RW 10 GVC Perkuat Peran Sosial dan Spiritual, Sinergi DKM dan Majelis Taklim Hidupkan Semangat Ramadan

      4 Maret 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI