Close Menu
sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    TRENDING

    Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

    9 Agustus 2026

    Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok

    7 Agustus 2026

    Urutan Warna Kabel LAN yang Benar Jenis Straight & Cross

    5 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum
    • Hidup Menjadi Indah Karena Misteri Hari Esok
    • Urutan Warna Kabel LAN yang Benar Jenis Straight & Cross
    • HARDWARE KOMPUTER LENGKAP
    • Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin
    • Tugas 7zip winrar powerISO Office Kelas 12 – SMK Darma Asih
    • Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran
    • Instal Microsoft Office LTSC 2021 Professional Plus + Visio + Project – SMK Darma Asih
    • About Us
    • Contact
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Facebook Instagram TikTok
    Rabu, Agustus 12
    • Berita
    • Tutorial
    • Tugas YADAS
    • Quotes
    • TokoKU
    • Cibarusah
    • Serang Baru
    • Bekasi
    • PD-DMI
    sahabatedu.com |  Make Things Happen..!
    Home»Berita

    Tragedi Perundungan di SMK Ananda Mitra Industri Deltamas: Siswa Alami Trauma Berat, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

    adminBy admin26 Juli 2025 Berita Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Cikarang Pusat, Bekasi — Dunia pendidikan kembali tercoreng akibat kasus kekerasan terhadap siswa. Seorang siswa SMK Ananda Mitra Industri Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, berinisial AR, kini harus menanggung luka fisik, trauma psikologis, hingga gangguan kesehatan serius akibat aksi perundungan (bullying) yang diduga dilakukan oleh sesama siswa di lingkungan sekolah.

    Korban, AR, merupakan siswa kelas XI Jurusan Teknik Mesin. Menurut penuturan sang ayah, Setiawan, aksi bullying ini telah berlangsung berulang sejak awal tahun ajaran baru, tepatnya sejak 13 Juni 2025.

    “Anak saya mengalami kekerasan fisik dan psikis. Bahkan berdasarkan hasil pemeriksaan medis, AR mengalami Post Trauma tumpul ginjal kiri yang menyebabkan Hematuria (kencing berdarah). Ia harus mendapatkan perawatan intensif di RS Siloam Lippo Cikarang dan penanganan psikologis di IMC,” ujar Setiawan kepada media, Kamis (24/7/2025).

    Pembiaran dari Pihak Sekolah..?

    Lebih lanjut, Setiawan mengungkapkan bahwa pelaku berinisial S telah diketahui dan disebut telah berulang kali melakukan tindakan kekerasan. Ironisnya, pihak sekolah diduga melakukan pembiaran, meskipun sekolah telah memiliki aturan internal tegas bahwa pelaku bullying harus dikeluarkan.

    “Perlakuan tidak manusiawi yang dialami anak saya sungguh melampaui batas. Kami merasa pihak sekolah justru melindungi pelaku, bukan korban,” tegas Setiawan.

    Karena merasa kecewa dan tidak mendapatkan perlindungan yang semestinya dari sekolah, pihak keluarga memutuskan untuk memindahkan AR ke sekolah lain serta menempuh jalur hukum.

    “Anak kami bukan tumbal sistem pendidikan yang abai. Sekolah seharusnya menjadi tempat aman, bukan sarang kekerasan,” tambahnya.

    Laporan Polisi dan Desakan Evaluasi Dinas Pendidikan

    Kuasa hukum keluarga korban, Donny Manurung, menyatakan bahwa kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Kabupaten Bekasi. Laporan tercatat dengan nomor:
    STTLP/B/2455/VII/2025/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA.

    “Laporan ini mencakup dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak. Kami menggunakan semua jalur hukum yang tersedia, baik pidana maupun undang-undang perlindungan anak. Tidak ada kompromi terhadap pelaku kekerasan, termasuk pihak sekolah yang lalai,” ujar Donny.

    Donny menambahkan, pihak sekolah terkesan tidak serius menangani kasus ini dan justru menganggap perundungan sebagai hal lumrah atau candaan semata antar siswa.

    “Padahal aturan sekolah sendiri menegaskan bahwa pelaku pemukulan harus dikeluarkan. Namun, aturan itu seperti hanya formalitas belaka,” ungkapnya.

    Donny juga menekankan bahwa sekolah bukan tempat pembiaran, melainkan lembaga pembentuk peradaban yang bermartabat.

    “Kekerasan terhadap anak bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga pelanggaran HAM dan kejahatan kemanusiaan,” tegasnya.

    Desakan Terhadap Dinas Pendidikan Jawa Barat

    Dalam pernyataannya, Donny juga mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk turun tangan mengevaluasi SMK Ananda Mitra Industri Deltamas secara menyeluruh.

    “Kepala sekolah selalu berbelit saat kami minta keterangan. Ini menambah luka bagi keluarga korban. Kami minta Dinas Pendidikan bertindak tegas,” tutupnya.

    Kasus ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan Indonesia, terutama dalam hal perlindungan terhadap siswa dari kekerasan di lingkungan sekolah. Publik menanti langkah konkret dari pihak kepolisian, pemerintah daerah, hingga instansi pendidikan agar tragedi serupa tidak terulang kembali.

    #StopBullying #LindungiAnak #SekolahAmanTanpaKekerasan #HukumPelakuBullying #SMKAnandaDeltamas #PolresMetroBekasi #DisdikJabar #HakAnak #TraumaKekerasan #CikarangPusat

    Jika Anda atau keluarga mengalami kasus serupa, segera laporkan ke Unit PPA terdekat atau hubungi Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) melalui kanal resmi mereka: https://www.lpai.or.id

    admin

      Keep Reading

      Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

      Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin

      Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran

      Asep Gunawan Jadi Pendaftar Pertama Bakal Calon Kepala Desa Jayamulya 2026

      Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Digelar di Jayamulya

      MWC NU Cibarusah Salurkan Air Bersih untuk Warga Ridogalih, Hadirkan Kepedulian dan Dorong Solusi Berkelanjutan

      Add A Comment
      Leave A Reply Cancel Reply

      TRENDING

      Gerakan KOIN NU PARNU Puri Persada Indah, Receh Jadi berkah, Kebersamaan Jadi kekuatan

      5 Mei 2026

      Gerakan Koin NU ARNU Puri Persada Indah: Receh Jadi Berkah, Kebersamaan Jadi Kekuatan

      4 Mei 2026

      Subsidi Air Mineral untuk Tahlilan Ringankan Beban Warga, Jam’iyyah ARNU Puri Persada Indah Cibarusah Inisiatif Gotong Royong

      4 Mei 2026

      Innalillahi, Mujiburahman (Gus Mujib) Tutup Usia, NU Perum Mega Regency Kehilangan Kader Terbaik

      1 Maret 2026
      POSTINGAN TERBARU

      Legalitas Tanah Masjid di Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD dan DMI Dorong Penyelesaian Fasos-Fasum

      9 Agustus 2026

      Ansor Serang Baru Buka Donasi untuk Farah Nur Faizah, Pejuang Talasemia yang Membutuhkan Transfusi Darah Rutin

      31 Juli 2026

      Hari Kedua Pendaftaran Pilkades Jayasampurna, Dua Bakal Calon Kepala Desa Serahkan Berkas Pendaftaran

      29 Juli 2026
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • Disclaimer
      • Privacy
      • Advertisement
      • About Us
      © 2026 Sahabat Education

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

      Ada Pertanyaan..? Klik DISINI