




Bekasi, 14 September 2025 – Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti Perumahan Griya Mulya Indah (GMI), Desa Jayamulya, pada Minggu pagi pukul 08.00 WIB. Warga berkumpul dengan semangat kebersamaan dalam prosesi peletakan batu pertama Masjid Quba As Tsaqof, sebuah momentum bersejarah yang menjadi awal perjalanan pembangunan rumah Allah di kawasan tersebut.
Kehadiran Tokoh dan Dukungan Masyarakat
Acara dihadiri oleh jajaran tokoh pemerintahan, agama, dan masyarakat, antara lain :
- Sekretaris Desa Jayamulya : Bapak Juhamad, S.Pd
- Penyuluh Agama : Bapak Kyai Amil Holidi
- Perwakilan DMI Kabupaten Bekasi : Bapak Ibnu Rifai, S.Kom
- Ketua RW 018 : Bapak Amin Mustakim, S.S
- Ketua RT 01 : Bapak Dodi
- Ketua RT 03 : Bapak Dedi Suherman
- Ketua Pembangunan : Drs. Koko Budi Kuncoro
- Perwakilan DKM Masjid Al-Fauzan : Ustadz Deden
Tak ketinggalan, hadir pula para alim ulama, tokoh masyarakat, ibu-ibu, serta anak-anak yang ikut memberikan dukungan penuh demi terwujudnya masjid impian bersama.
Masjid Quba di Madinah sebagai Inspirasi
Nama “Quba” diambil dari masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW di Madinah saat hijrah dari Mekkah. Masjid Quba bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol hijrah, persaudaraan, dan kebangkitan umat Islam.
Demikian pula warga GMI yang berasal dari berbagai kampung berhijrah ke lingkungan baru. Masjid Quba As Tsaqof diharapkan menjadi pusat spiritual, pendidikan, sekaligus perekat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Geografis GMI dan Filosofi Hijrah
Secara geografis, Perumahan GMI dikelilingi oleh dataran tinggi yang mengingatkan pada kondisi alam Mekkah. Filosofi ini memperkuat semangat hijrah: menata kehidupan baru yang lebih baik, lebih Islami, dan lebih harmonis.
Sambutan Sekdes Desa Jayamulya
Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Jayamulya, Bapak Juhamad, S.Pd, menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah desa:
“Pemerintah Desa Jayamulya sangat mengapresiasi inisiatif warga dalam membangun Masjid Quba As Tsaqof. Pemdes siap mendukung secara moral maupun administratif agar pembangunan berjalan lancar. Kami berharap masjid ini menjadi pusat kegiatan positif yang membawa manfaat besar bagi masyarakat GMI dan sekitarnya.”
Sambutan Penyuluh Agama
Penyuluh Agama, Bapak Kyai Amil Holidi, memberikan semangat spiritual kepada warga:
“Membangun masjid adalah amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Mari kita meneladani Rasulullah SAW yang memulai perjuangan di Madinah dengan membangun Masjid Quba. Semoga dengan kebersamaan dan keikhlasan, masjid ini menjadi cahaya hidayah, tempat anak-anak belajar Al-Qur’an, dan pusat ukhuwah Islamiyah.”
Momentum Maulid Nabi sebagai Penyemangat
Prosesi peletakan batu pertama ini semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semangat Maulid menambah energi warga untuk gotong royong menyukseskan pembangunan.
Ketua Pembangunan, Drs. Koko Budi Kuncoro, menyampaikan harapan besar:
“Kami ingin Masjid Quba As Tsaqof tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan umat, pendidikan, serta syiar Islam yang bermanfaat untuk generasi mendatang.”
Perwakilan DMI Kabupaten Bekasi, Bapak Ibnu Rifai, S.Kom, menekankan pentingnya persatuan:
“Seperti Rasulullah dan sahabat membangun Masjid Quba dengan kebersamaan, mari kita jadikan pembangunan ini sebagai sarana mempererat ukhuwah dan pemberdayaan umat.”
Doa Bersama dan Harapan
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para alim ulama, memohon agar pembangunan masjid berjalan lancar, penuh keberkahan, dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang berkontribusi.
Dengan semangat hijrah, dukungan masyarakat, dan keberkahan bulan Maulid Nabi, Masjid Quba As Tsaqof diharapkan menjadi ikon spiritual dan pusat kegiatan keumatan bagi warga Griya Mulya Indah.
#MasjidQubaAsTsaqof #PeletakanBatuPertama #GriyaMulyaIndah #Jayamulya #KabupatenBekasi #DMI #SekdesJayamulya #RabiulAwal #MaulidNabi #SemangatHijrah #UkhuwahIslamiyah #GotongRoyong #PembangunanMasjid #SyiarIslam #AmalJariyah #WargaBersatu #MasjidSebagaiPusatUmat #Kebersamaan #IslamRahmatanLilAlamin #BekasiBerkah








